Berita

Usai Upacara Bendera, Bupati Lakukan Pemusnahan Miras

Upacara tujuh belasan bulan Juni 2015 lapangan Pemda Sleman terasa lain , karena disamping sebagai Irup Bupati Sleman juga sekaligus melakukan pemusnahan Miras hasil operasi mulai bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2015 (lima bulan) hal tersebut dilakukan dalam rangka penegakan Perda Kabupaten Sleman nomor 8 tahun 2007 tentang pelarangan pengedaran, penjualan dan penggunaan minuman beralkohol dan telah diajukan ke pengadilan Negeri Sleman. Barang bukti  Miras yang dimusnahkan tersebut sebanyak 2.282 minuman beralkohol (botol, kaleng, Plastik). Dari jumlah tersebut  terdiri dari minuman beralkohol pabrikan sebanyak 1.598 botol dan 22 kaleng  dan minuman beralkohol non pabrikan sebanyak 657 botol dan 5 plastik  ukuran setengah kilogram. Jenis minuman beralkohol yang dimusnahkan dengan Stomwalls tersebut berupa antara lain Anggur Kolesom 66 botol, Heineken 149 botol,Bir bintang 449 botol dan 16 berupa kaleng, Bir bali hay 198 botol, Vodka 108 botol, dll.
Ikut hadir mendampingi Bupati Sleman dan melakukan pemusnahan miras tersebut antara lain Kapolres Sleman Faried Zulkarnaen, Ketua DPRD Sleman Haris Sugiarto, Kepala Kejari Sleman, Sekda Sleman dr. Sunartono, M.Kes., Kepala Satpol PP Sleman Drs. Djoko Supriyanto. Sebelum pemusnahan Miras dilakukan dengan penandatanganan berita acara oleh Bupati Sleman dengan saksi dari Kajari Sleman, Kapolres Sleman dan Ketua Pengadilan Negeri Sleman serta ketua DPRD Sleman. Barang bukti miras yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil operasi sebanyak 15 kali dan telah dilaksanakan sidang di Pengadilan Negeri Sleman sebanyak 5 kali. Sedang jumlah pelanggar yang diajukan ke sidang pengadilan negeri Sleman sebanyak 23 orang pelanggar yang merupakan penjual minuman beralkohol.
Kepada aparat pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Sleman, diharapkan agar ibadah puasa yang dilakukan tidak berpengaruh terhadap kinerja untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat ataupun dalam pelaksanaan ketugasan masing-masing. Lebih lanjut disampaikan bahwa sudah menjadi sebuah siklus pada bulan Ramadhan dan minggu-minggu menjelang hari raya, selalu terjadi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok yang disebabkan oleh naiknya permintaan atas barang ataupun terjadinya kelangkaan barang. Yang perlu kita waspadai bersama adalah kenaikan harga bahan kebutuhan pokok yang diluar kendali dan menjadikan bertambahnya beban hidup masyarakat kecil. Saya menghimbau kepada masyarakat dan khususnya seluruh aparat Kabupaten Sleman agar dapat mengendalikan diri dari kecenderungan perilaku konsumtif. Pengendalian diri yang dilakukan secara bersama tersebut diharapkan dapat berperan serta dalam pengendalian harga pasar.
Disampaikan pula bahwa Generasi muda merupakan generasi yang rentan terhadap ancaman penyalahgunaan Narkoba. Pada tanggal 26 Juni nanti, kita akan memperingati Hari Anti Narkoba Internasional. Momen ini hendaknya dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman peredaran Narkoba di wilayah Kabupaten Sleman. Kondisi pecandu narkoba di Sleman saat ini cukup memprihatinkan, Sleman merupakan daerah peringkat kedua dengan jumlah pecandu narkoba tertinggi di DIY setelah Kota Yogyakarta.
Untuk melakukan pencegahan dari penyalahgunaan Narkoba, tidak hanya cukup dengan sistem ketahanan aparat penegak hukum saja, tetapi yang utama adalah ketahanan keluarga dan masyarakat itu sendiri. Dalam kesempatan ini, saya minta kepada seluruh masyarakat Sleman agar ikut berperan aktif dalam meningkatkan kewaspadaan akan potensi penyalahgunaan Narkoba di lingkungannya baik dalam lingkungan keluarga maupun tempat tinggalnya.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan hasil lomba taata upacara bendera tingkat SD, SMP dan SMA/SMK. Untuk Tingkat SD juara I SD Muh Gondang Legi Tempel, juara II SDN Keceme I dan juara III SDN Susukan. Tingkat SMP juaara I SMP Muh I Mlati, juara II SMPN 3 Sleman , juara III SMPN 3 Tempel, Tingkat SMA/SMK juara I SMK Penerbangan Depok, juara II SMKN 2 Depok, juara III SMAN 1 Kalasan . Piala dan hadiah uang pembinaan diserahkan Bupati Sleman.***

Comment here