Musholla Ar-Razzaq Stadion Maguwoharjo yang merupakan prakarsa dan inisiatif PT. Bank BPD DIY secara resmi telah diresmikan oleh Bupati Sleman yang ditandai dengan pembukaan selubung papan nama.Hadir pada kesempatan tersebut antara lain Pimpinan Bank BPD Cabang Sleman Nur Ismantoro. Mushala yang berdiri di komplek stadion tersebut akan menjadi tempat ibadah kaum muslim terutama yang beraktivitas di sekitan Stadion Maguwoharjo. Dengan berdirinya Musholla tersebut akan memudahkan masyarakat untuk menunaikan ibadahnya dan tidak harus pergi jauh dari stadion.
Bupati Sleman pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa musholla tersebut agar dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal dan meningkatkan sarana peribadatan tersebut. Oleh karena itu bupati minta agar dibentuk pengelola mushola sehingga pembangunan Mushala tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi paeningkatan Iman dilingkungan stadion Maguwoharjo. Disamping itu pembangunan Mushola tersebut diharapkan juga dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk belajar serta mengkaji nilai-nilai luhur Islam yang benar dan sesuai dengan Al-Quran dan ajaran Nabi Muhammad SAW. Islam yang berarti selamaat merupakan agama yang mengedepankan keselamatan bagi umat, masyarakaat serta linkungan. Islam diturunkan sebagai Rohmaatan Lil ‘alamin, rahmat bagi seluruh alam. Sebagai umat Islam harus bisa menjadi agen untuk menjaga keselamatan serta rahmat bagi lingkungan bahkan seluruh alam.
Disampaikan pula bahwa dengan maraknya tindakan-tindakan anarkis seperti penganiayaan , pengrusakan hingga aksi teror yang mengatasnamakan Islam, justru merupakan tindakan yang menyimpang dari ajaran Islam. Umat Islam harus menjadi bagian dari Rahmatan Lil’alamin. Selain itu yang tengah marak lagi akhir-akhir ini adalah korban minuman oplosan yang justru terjadi di pelosok-pelosok pedesaan. Hal tersebut menuntut perhatian dan tindakan yang nyata seluruh warga. Pada kesempatan tersebut bupati mengajak seluruh warga masyarakat untuk semakin peduli dengan lingkungannya dengan mendampingi anak-anak. Generasi muda dalam bersosialisasi dan berperilaku di masyarakat. Bukan dengan mengekang kegiatannya namun lebih kepada mengarahkan aktivitasnya sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki. Disamping itu bupati minta untuk menggiatkan kembali satgas-satgas anti napza yang ada dilingkungan kita untuk bersinergi menanggulangi masalah tersebut.
Harapan juga disampaikan kepada seluruh masyarakat RT, RW dan dukuh harus benar-benar “ngaruhke” warganya dalam rangka menjaga keamanan dan ketentraman di wilayah, sehingga situasi yang kondusif tetap terjaga di kabupaten Sleman.***
Sleman – Bedog Artsfest ke-16 kembali digelar di Studio Banjarmili, Kradenan, Banyuraden, Sabtu malam (3/10). Mengusung tema “Ngerawat Rasa” dan menjadi bagian dari rangkaian Sleman Creative Weeks, kegiatan ini dibuka oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, Read more…
Sleman – Kabupaten Sleman meraih 4 gelar prestasi sekaligus pada penghargaan Jamsostek Award 2026 Tingkat DIY. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X kepada Bupati Sleman Harda Kiswaya, Jumat Read more…
Jakarta – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Kabupaten Terbaik 5 Perencanaan dan Pencapaian Daerah Tingkat Kabupaten pada Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026 yang diberikan oleh Kementerian PPN/Bappenas RI. Bupati Sleman, Read more…
0 Comments