Berita

Sleman Menjadi Rujukan dalam Pengelolaan PBB

Pemerintah Kab. Sleman di Aula Lt III , Selasa 22 Mei 2012 menerima kunjungan kerja dari Kab. Serang berjumlah 200 0rang yang terdiri dari Camat 14 orang Kades 157 orang yang lunas PBB Kabupaten Serang terdiri dari 28 Kecamatan dan 320 Desa namun yang datang  ke Slemasn 157 Kepala desa ini yang sudah Lunas dalam pembayaran PBB. dan Unsur Sisten,kepala Bagiandilingkungan setda,Dinas Pendapatan Daerah, Kpp Pratama Serang Inspektorat serta di dampingi oleh Komisi III DPRD Serang sebagai mitra kerja di bidang keuangan  serta anggota yang lainnya dengan pimpinan rombongan H. Lalu Atharu Sallam R. Setda Kabupaten Serang. Sedangkan  maksud tujuan kinjungan ini selain bersilahturahmi juga ingin sekali menambah pengetahuan dan wawasan masalah pemerintahan di Kab. Sleman. Dan yang paling utama adalah karena Kabupaten Sleman merupakan salah satu Kabupaten terbaik dalam pengelolaan  PBB dan pada tahun 2012 PBB sudah dikelola secara mandiri oleh pemerintah Kabupaten Sleman. Terkait hal tersebut ada beberapa hal yang perlu kami pertanyakan yaitu tentang : PBB,dan peralihan PBB menjadi pajak Daerah Tahapan-tahapan apa saja penyerahan PBB dari KPP.Pratama kepada Pemkab.Sleman dan rencana anggaran dalam APBD th 2013 untuk kegiatan pemungutan PBB.

Selanjutnya sambutan Bupati yang dibacakan oleh Asek II Bidang Pembangunan Dra.Hj. Suyamsih.MPd.  bahwa untuk m,embiayai penyelenggaraan pemerintahan pembangunan pada tahun 2012, APBD Kabupaten Sleman telah merencanakan pendapatan daerah sebesar Rp.1,383 Trilyun dan untuk belanja daerah sebesar Rp 1,439 Trilyun, sehingga mengalami devisitt sebesar Rp 56,943 milyar lebih. Sementara itu perolehan PAD selama tahun 2011 sebelum perubahan mencapai 226,686 milyar rupiah lebih atau mencapai 103,05% dari target total perolehan PAD.Jumlah ini disumbang oleh perolehan pajak daerah yang mencapai Rp 142,698milyar lebih atau 116,30 % dari target restribusi daerah mencapai Rp33,163 milyar lebih atau 110,29% dari target dan pendapatan lain yang sah total mencapai Rp 39,787 milyar lebih atau 100,42% dari target. Dalam upaya peningkatan pendapatan daerah Pemkab Sleman menempuh upaya melalui peningkatan efektivitas dan optimalisasi sumber-sumber penerimaan lainnya yang sah terus dilakukan.

Potensi PBB  kabupaten Sleman dari waktu kewaktu mengalami peningkatan. Namun dampak bencana erupsi merapi 2010 yang lalu, menyebabkan realisasi ketetapan PBB Kabupaten Sleman tahun 2010 tidak dapat mencapai target. Pokok ketetapan PBB tahun 2010 adalah sebesar Rp 58,451 M namun realisasinya hanya tercapai Rp 38,319 M atau hanya 65,54% dari target. Dan pada tahun 2011 yang lalu, realisasi penerimaan PBB-P2 mencapai 46,21 % Milyar. Pada tahun 2012 ini ketetapan PBB-P2yaitu sebesar 68,69 M,hingga mei ini baru tercapai 6,71% dari target Rp 4,6 M. Saat ini Pemkab Sleman bersama-sama DPRD tengah menyelesaikan Rancangan Perda tentang Pajak Buni dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan sebagai tindak lanjut dari Undang-undang no 28 Tahun 20099 tentang Pajak daerah dan restribusi Daerah. Diharapkan , pada tahun 2012 ini Raperda tersebut dapat ditetapkan sebagai Peraturan Darah.

Dengan Pengalihan PBB-P2 menjadi pajak Daerah ini, diharapkan dapat memberikan tambahan yang signifikan terhadap PAD Kabupaten Sleman. Hal ini mengingat potensi penerimaan PBB-P2 Kabupaten Sleman yang cukup besar. Dengan menjadi Pajak Daerah yang berarti hasil penerimaan pajak dan pengelolaannya sepenuhnya oleh Daerah, tentunya realisasi penerimaan PBB-P2 dapat semakin meningkat. Acara tersebut di hadiri pula Kapala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Sleman Samsidi, Kepala Desa Condong catur Marsudi.SH, dan nara sumber lainnya.

Comment here