Uncategorized

Sleman Menerima Audiensi PABBSI

Pemkab Sleman tetap akan memperhatikan para atlit Sleman yang telah berprestasi meskipun masih relatif kecil. Tetapi Pemkab Sleman akan tetap berupaya untuk meningkatkan perhatian para atlet yang telah berjuang untuk Sleman. Hal tersebut disampaikan Assekda bidang Administrasi Djoko Handoyo, SH saat menerima audensi dari PABBSI ( Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia ) cabang sleman Selasa 28 Pebruari 2012. Lebih lanjut disampaikan pula bahwa Pemkab Sleman akan memperhatikan nasib para atlet dengan berbagai alternatif misalnya dengan merekomendasikan bagi yang akan bekerja di perusahaan khususnya di wilayah Sleman. Meskipun sebenarnya selama ini bagi atlit yang berprestasi membela Sleman sudah diberikan penghargaan berupa uang taliasih, namun itu hanya sesaat saja, sementara yang diinginkan para atlet adalah kepastian dan penghasilan tetap dengan mendapatkan pekerjaan. Dan hal itu akan diperhatikan oleh Pemda tentunya termasuk atlit dari cabang lain. Yang jelas meskipun dari Pemkab Sleman belum ada solusi yang pasti terhadap atlit yang berprestasi, tetapi diharapkan para atlit tetap berlatih untuk prestasi yang berikutnya, disamping itu PABBSI diharapkan juga mampu memunculkan atlit baru yang berprestasi. Dalam kesempatan tersebut Assekda didampingi Kabag Kesra Drs. Kuntadi, Kabid Tenaga Kerja Dinas Nakersos Sutiasih, dan Sri Hartati dari BKD.
Sedangkan Diah Emilia Malahayati, SE selaku ketua umum PABBSI yang memimpin rombongan tersebut antara lain menyampaikan bahwa tujuan dari audensi tersebut tentang permohonan adanya lowongan pekerjaan untuk atlet dan official PABBSI Sleman, yang selama ini telah banyak mengharumkan nama Sleman baik di tingkat nasional maupun dalam Porprop DIY. Disampaikan pula bahwa prestasi yang telah dicapai selama ini agar mendapat perhatian hingga prestasi yang telah dicapai selama ini dapat ditingkatkan lagi. Kepada Pemkab Sleman ketua PABBSI Sleman berharap Pemkab Sleman bisa memberi solusi bagi atlet yang sampai saat ini masih banyak yang nganggur, meskipun satu dua orang sudah ada yang bekerja, tetapi di luar Kabupaten Sleman, hal ini tentu akan mengganggu dalam latihan. Lain kalau bekerjanya di wilayah Kabupaten Sleman, maka dalam latihan akan lebih rutin dan teratur. Ditambahkan ketua PABBSI Sleman bahwa dalam Porprop tahun 2011 lalu cabang Angkat berat, angkat besi dan binaraga menjadi topscore dengan memperoleh 16 medali emas. Dalam kesempatan tersebut ketua PABBSI Sleman didampingi official dan beberapa atlet antara lain Didik Suliyadi, Agus Budiyono, Sumaryanto, Wignyo, Ahmad Ridho Waseso, serta Oni Hermawan.

Comment here