BeritaHeadline

SETDA KABUPATEN SLEMAN SELENGGARAKAN POSBINDU BAGI PEGAWAINYA

Penyakit Tidak Menular (PTM) masih menjadi momok penyakit yang mengakibatkan tingginya angka kematian. Oleh karena itu Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menyelenggarakan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Institusi khusus untuk Pegawai di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman. Posbindu dilaksanakan di Pendopo Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman pada hari Jumat (15/2). Di Posbindu tersebut para peserta mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan meliputi, pengecekan Indeks Massa Tubuh (IMT), tekanan darah, pemeriksaan kolesterol total, gula darah, dan asam urat. Kemudian juga terdapat meja konsultasi yang dapat dimanfaatkan oleh  para peserta yang sudah melakukan pengecekan untuk di analisa oleh dokter hasil tesnya.

Kegiatan tersebut merupakan langkah pendeteksian dini terhadap penyakit tidak menular sebagai bentuk kewaspadaan dini terhadap PTM. Terlebih hampir semua faktor risiko PTM tidak memberikan gejala pada yang mengalaminya. Selanjutnya, peserta akan diberikan konseling serta rujukan ke Puskesmas jika terdapat gejala berbahaya. .

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun yang pada kesempatan tersebut juga turut ikut menjadi peserta mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan salah satu langkah mensukseskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Yakni, Olahraga aktivitas fisik minimal 30 menit perhari, makan buah dan sayur, dan periksa rutin 6 Bulan sekali.  “Pemeriksaan tidak hanya ketika sakit saja, namun pada saat sehatpun harus rutin melakukan pemeriksaan kesehatan,”

Lebih lanjut Sri Muslimatun mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan salah satu langkah jemput bola yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mengingat para pegawai di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman tidak mempunyai kesempatan untuk melakukan pemeriksaaan rutin ke Puskesmas. Pemeriksaan tersebut merupakan salah satu jaminan hidup sehat untuk pegawai di Lingkungan Sekda Sleman sekaligus untuk contoh dimasyarakat di Kabupaten Sleman.

“Mengingat dengan beban kerja yang tinggi, maka para pagawai tidak mempunyai kesempatan untuk melakukan pemeriksaan, maka dengan jemput bola ini, mau tidak mau seluruh pegawai mengikuti pemeriksaan kesehatan,” katanya. * * *

Comment here