Berita

KPPN Yogyakarta Siap Membantu Pemkab Susun Laporan Keuangan yang Akuntabel

Kamis, 16 Mei 2013 bertempat diruang rapat Bupati Sleman, diadakan audiensi antara KPPN Yogyakarta dan Pemkab. Sleman. Edy Prayitno,  pimpinan rombongan KPPN Yogyakarta bersama 4 orang pejabat di lingkungan KPPN Yogyakarta bermaksud melakukan silaturahmi dengan aparat Pemkab. Sleman, dan juga memepererat komunikasi yang telah terjalin selama ini.  KPPN Yogyakarta bertujuan untuk membantu Pemerintah Daerah untuk membuat laporan keuangan dan membantu Pemerintah Daerah dalam penyerapan anggaran yang berasal dari APBN.  Pihak KPPN juga melaporkan bahwa penyerapan anggaran Pemkab. Sleman di trimester pertama ini terutama untuk penyerapan APBN masih sangat rendah, KPPN mengingatkan agar penyerapan APBN jangan sampai akhir tahun sehingga pencairan-pencairan yang dilakukan tidak terhambat karena nilainya yang terlalu besar.  KPPN yogyakarta akan membuat laporan kepada Bupati Sleman setiap bulannya untuk memberikan gambaran penyerapan dana-dana untuk SKPD yang mendapatkan dana dari APBN.  KPPN juga berharap dibentuk forum komunikasi antara pihak pengelola keuangan di daerah agar pihak KPPN dapat memberikan arahan dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan, KPPN mengakui bahwa selepas PBB P2 di kelola oleh Pemda, komunikasi antara KPPN dan pihak Pemkab. Sleman berkurang.  KPPN berharap diadakan forum resmi agar Pemkab. Sleman dan KPPN dapat melakukan komunikasi dengan baik dan intens.

Bupati Sleman dan jajarannya menyambut baik diadakannya audiensi yang dilaksanakan oleh pihak KPPN.  Bupati Sleman berharap jajarannya yang berhubungan langsung dengan pengelolaan keuangan seperti DPKAD dan Dipenda agar segera membentuk forum komunikasi dan melakukan pertemuan secara rutin antara KPPN dan Pemkab. Sleman.  Pihak Dipenda Sleman sudah melakukan kegiatan pertemuan rutin 3 bulanan dengan Pemkab dan Kota di wilayah Yogyakarta.  Pertemuan rutin tersebut bisa dimafaatkan oleh pihak KPPN karena sudah berjalan dan sekaligus bisa bertemu Pemkab dan Pemkot se-Yogyakarta.  Pihak DPKAD Sleman memang mengakui serapan anggaran di trimester pertama untuk SKPD yang mendapatkan APBN memang sangat rendah, pihak DPKAD sangat berterima kasih kalau nantinya pihak KPPN dapat mendampingi dan sekaligus mengingatkan secara periodik agar pihak SKPD terkait agar segera melakukan penyerapan anggaran-anggaran yang berasal dari APBN.

Comment here