Berita

Lima Kepala Sekolah Muhammadiyah Kabupaten Sleman Dilantik

Para Kepala Sekolah Muhammadiyah Kabupaten Sleman dilantik Senin 17 September 2012 di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman di dusun Sawahan, Pandowoharjo,Sleman. Kepala Sekolah yang dilantik adalah Kepala Sekolah Dasar Muhammadiyah Condongcatur Depok Yudhi wardana.M.Sc. Sekolah Dasar Muhammadiyah Kliwon Godean Noor Nisa Girsang.S.Pd. SD Muh Sidorum Godean Ahmad Solichin .M.A. SD Muh. Domban IV Sleman Muh.Hanif Priatama.ST dan SMP Muh.III Mlati Wardaningsih, SE. Kelima Kepala Sekolah tersebut di lantik oleh Ketua PDM Sleman Prof. Dr.H. Syamsul Hadi, SU,MA.
Pelantikan kali ini memang sangat Istimewa karena dihadiri banyak pejabat dan mantan pejabat diantaranya Bupati Sleman, Pimpinan Wilayah  Muhammadiyah dr.H.Taufiqurrahman.SPs., mantan Walikota Yogyakarta, Pimpinan PMI Cabang Yogyakarta dan semua kepala sekolah Muhammadiyah se Kabupaten Sleman serta tamu undangan lainnya, jumlah yang  hadir 75 orang. Ini benar-benar sangat membahagiakan dan membanggakan bagi kita semua khususnya bagi para Kepala Sekolah terlantik pada hari ini.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo.MSI dalam sambutannya mengatakan bahwa  dengan telah dilantiknya saudara-saudara sebagai Kepala Sekolah, dan berharap sekolah-sekolah di lingkungan Muhammadiyah Kabupaten Sleman, sebagaian  dari amal usaha Muhammadiyah,  bisa semakin berkiprah dalam upaya memajukan pendidikan, serta membentuk generasi umat yang berilmu, beriman, bertaqwa, serta berkarakter. Bagi Pemerintah Kabupaten Sleman, Organisasi Perserikatan Muhammadiyah merupakan asset yang sangat berharga bagi Kabupaten Sleman. Bukan hanya karena kiprah Muhammadiyah di kancah nasional tetapi lebih karena amal usaha Muhammadiyah Kab. Sleman yang sangat membantu dalam proses pembangunan, salah satunya adalah  upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memajukan pendidikan.
Dalam bidang pendidikan, Muhammadiyah yang memiliki lebih dari 250 sekolah dari jenjang TK atau RA hingga SMA/SMK yang tersebar di seluruh wilayah Sleman, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.  Amal usaha yang dijalankan Perserikatan  Muhammadiyah di Sleman ini, saya harapkan untuk terus ditingkatkan baik kualitas maupun kwantitasnya. Sehingga  Keberadaan Muhammadiyah benar-benar dapat menjadi ramatan lil alamin khususnya bagi masyarakat Sleman.
Bagi Pemkab. Sleman, sekolah-sekolah Muhammadiyah merupakan asset yang sangat strategis bagi terbentuknya generasi muda yang cerdas, berdaya saing dan berkarakter. Sekolah-sekolah di lingkungan Muhammadiyah, yang menekankan pada pendidikan keagamaan, diharapkan dapat menjadi sarana internalisasi nilai-nilai luhur agama di kalangan generasi muda. Para siswa tidak hanya diajarkan mata pelajaran umum, tetapi yang terpenting, adalah bagaimana para siswa dapat menginternalisasi nilai-nilai keimanan, akhlak, hati nurani, dan budi pekerti.
Sri Purnomo minta agar kepala sekolah harus menjadi garda depan pembentukan karakter peserta didik yang cerdas, berdaya saing, berakhlaqul karimah, serta memiliki rasa nasionalisme dan patriotisme yang kuat. Selain itu, harus disadari bahwa kepala sekolah merupakan tugas yang sangat berat. Untuk dapat melaksanakan tugas yang sangat berat tersebut sangat dibutuhkan orang yang benar-benar profesional. Oleh karena itu kepala sekolah yang baru saja dilantik, harus membuktikan bahwa dirinya adalah orang yang profesional, orang yang layak dipercaya untuk memegang tugas sebagai kepala sekolah.
Dalam kesempatan tersebut Buapati juga Sleman mengingatkan, sebagaimana kepala-kepala sekolah di lingkungan Pemkab. Sleman, kepala-kepala sekolah di lingkungan PDM Muhammadiyah Kab. Sleman agar mengelola assetnya dengan baik dan benar. Sebab pengelolaan asset merupakan salah satu fungsi manajemen sekolah sehingga kepala sekolah wajib melaksanakannya.
Bupati Sleman juga minta agar menerapkan sistem pengelolaan asset yang baik di sekolah dan harus tetap terus dilaksanakan meskipun berganti kepala sekolah.

Comment here