BeritaHeadline

SOSIALISASIKAN KEBIJAKAN PENANGANAN VIRUS CORONA, BUPATI SLEMAN LAKUKAN JUMPA PERS

Dalam rangka mensosialisasikan kebijakan Pemkab Sleman dalam penanganan virus Corona, Bagian Humas dan Protokol Pemkab Sleman, pada hari Rabu tanggal 4 Maret 2020 mengadakan jumpa pers. Bertindak sebagai nara sumber dalam jumpa pers tersebu Bupati Sleman, Sri Purnomo dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Joko Hastaryo, M.Kes. Selain dihadiri awak media, kegiatan jumpa pers ini juga dihadiri oleh 25 kepala Puskesma se Kabupaten Sleman. Jumpa pers tersebut diselenggarakan di Aula Lantai III Setda Kabupaten Sleman.
Dalam penjelasannya Sri Purnomo menyampaikan bahwa Pemkab Sleman siap menanggung biaya pasien yang posistif mengidap Corona. Namun apabila hanya dilakukan dan hasilnya tidak terindikasi Corona maka biaya pemeriksaannya akan ditanggung oleh BPJS. Pada kesempatan tersebut Sri Purnomo menginstruksikan kepada 25 puskesmas yang ada diwilayah Kabupaten Sleman apabila ada pasien dengan gejala serupa Corona harus dilakukan pemeriksaan yang lebih mendalam. Bahkan kalau perlu dilakukan rujukan ke rumah sakit tipe C atau tipe B untuk dilakukan langkah selanjutnya .
Lebih lanjut Sri Purnomo menghimbau warga Sleman untuk tidak panik dan tidak melakukan tindakan yang berlebihan seperti memborong masker maupun menimbun sembako. Untuk mengantisipasi merebaknya berbagai macam penyakit, termasuk Corona sebenarnya Pemkab Sleman senantiasa telah mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Germas tersebut meliputi Melakukan Aktivitas Fisik, Budaya Konsumsi Buah dan Sayur, Tidak Merokok, Tidak Mengkonsumsi Minuman Beralkohol, Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala, Menjaga Kebersihan Lingkungan dan Menggunakan Jamban.
Sementara itu dr. Joko Hastaryo, M.Kes menyampaikan bahwa sejauh ini pasien kasus Corona diberbagai Negara yang berhasil sembuh cukup banyak jumlahnya. Hanya saja hal tersebut kurang terekpose oleh media. * * *. (Bag. Humas dan Protokol)

Comment here