Berita

Sleman Fashion Festival Resmi Dibuka

 

Dalam upaya meningkatkan produktivitas ekonomi kreatif di Kabupaten Sleman, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Pokja Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia kembali menggelar acara Sleman Fashion Festival (SFF) untuk ketiga kalinya. Perhelatan yang digelar mulai tanggal 7 sampai 13 Agustus 2017 tersebut telah dibuka oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo, Senin (8/7) kemarin, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.

Sri Purnomo menyambut baik atas terselenggaranya cara SFF 2017 ini. Dalam sambutannya ia mengatakan dengan diadakannya acara ini akan mampu mendorong dinamika industri kreatif di Kabupaten Sleman, khususnya industri batik khas Sleman. Terlebih, lanjut Sri Purnomo, rangkaian workshop SFF 2017 ini berfokus pada perkembangan alat dan teknologi dalam pewarnaan alam. Menurutnya hal ini sangat relevan dengan kondisi alam di Kabupaten Sleman yang memiliki berbagai macam jenis tumbuh-tumbuhan yang bisa digunakan sebagai pewarna alami.

“Sleman ini mempunyai potensi alam yang luar biasa. Banyak tumbuh-tumbuhan di lereng gunung Merapi sana, di desa-desa, bahkan dikota, ternyata ada yang bisa menghasilkan warna yang bagus, alami dan menyehatkan”, ucap Sri Purnomo.

Lebih lanjut Sri Purnomo mengatakan kurang lebih 50% industri kreatif yang ada di DIY berada di Kabupaten Sleman. Maka menurutnya acara SFF ini sangat strategis untuk terus memacu roda ekonomi kreatif di Kabupaten Sleman. “Ini (SFF) bisa menjadi pemantapan jati diri Kabupaten Sleman sebagai tempat berkembangnya industri kreatif”, tegas Sri Prunomo.

Nada yang sama disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Bidang UMKM, Koperasi dan Ekonomi Kreatif Kadin, Ariful Y. Hidayat yang turut hadir pada acara pembukaan SFF tersebut. Ia mengutip pernyataan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, bahwa salah satu sektor riil yang sangat layak menjadi prioritas adalah ekonomi kreatif. Berbeda dengan sektor lain yang sangat bergantung pada eksploitasi Sumber Daya Alam, ekonomi kreatif lebih bertumpu pada keunggulan Sumber Daya Manusianya. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia dari sektor ekonomi kreatif meningkat rata-rata 10,14% per tahun.

Ini merupakan tahun ke tiga Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menggelar SFF sejak tahun 2015 lalu. Penyelenggaraan SFF dilaksanakan secara rutin setiap tahun dan ditandai dengan pelaksanaan creative award dan berbagai kegiatan peningkatan kapasitas berupa workshop dan seminar.

Comment here