BeritaHeadline

Pemkab Sleman Berikan Bantuan Stimulan Biaya Peroleh Sertifikasi HKI Bagi Para UMKM Sleman

Lindungi UMKM Sleman dari pencurian ide, Pemkab Sleman berikan bantuan stimulan biaya sertifikasi Hak kekayaan Intelaktual (HKI). Hal tersebut disampaikan oleh Assisten Sekertaris Daerah Kabupaten Sleman Bidang Ekonomi dan Pembangunan Suyono pada pembukaan kegiatan Pembinaan Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Aula Komplek Setda Sleman, Rabu (13/3).

“UMKM di Kabupaten Sleman mencapai 27ribu, diharapkan dengan program HKI ini dapat memberikan jaminan kepada UMKM,” katanya.

Adapun persyaratan pengajuan HKI bagi UMKM cukup dengan membawa foto copy KTP yang masih berlaku, foto copy surat rokomendasi berstatus IKM dari Dinas Koperasi Kabupaten Sleman, dan Etiket merek (berupa logo dalam softcopy atau hardcopy). Seluruh lampiran dapat dikumpulkan di Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Bagian Perekonomian.

Suyono melanjutkan, melalui HKI diharapkan dapat memberikan perlindungan cipta karya dari usaha pemikiran yang menghasilkan produk atau proses yang berguna bagi masyarakat, memberikan jaminan kepuasaan/perlindungan bagi konsumen serta meningkatkan nilai tambah dari produk yang diperdagangkan.

“HKI merupakan suatu legalitas dan perlindungan terhadap Merek, Cipta dan Desain Industri agar produk UKM dapat terlindungi di mata hukum,” kata Suyono.

Dihadapan seluruh peserta workshop yang diikuti oleh pelaku UKM, pelaku Seni serta budaya yang ada di Kabupaten Sleman ia menyampaikan bahwa workshop tersebut bertujuan memberikan pemahaman pentingnya HKI sebagai salah satu perlindungan hukum atas hasil karya sehingga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan para UKM.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dalam rangka ikut berpartisipasi mendukung penetapan Kabupaten Sleman sebagai Kawasan Berbudaya Hak Kekeyaan Intelektul (HKI) oleh Kementerian Hukum dan HAM RI sejak tahun 2013.

Sementara itu, Kepala Devisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham DIY Monica Damayanti mengakatakan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual bagi UMKM untuk mencegah adanya duplikasi atas produk UMKM antara lain dengan pemberian perlindungan terhadap Merek dan Desain Industri. Terlebih menurutnya produk UMKM di Indonesia sudah banyak yang bernilai ekonomi tinggi dan memiliki keunikan terutama jika sudah masuk kepasar luar negeri.

“Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu didorong untuk bisa mengurus Hak Atas Kekayaan Intelekutal (HAKI) terutama bila bisnis tersebut telah mendatangkan keuntungan,” katanya. * * * (Bag. Humas)

Comment here