Berita

Operasi TMMD Selesai, Hemat Biaya Pembangunan Hingga Rp 62 Juta

Operasi TNI Manuggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung ke-98 Tahap I TA. 2017 di Desa Wonokerto, Turi Sleman selesai. Pasiter Kodim 0732/Sleman Kapten Infanteri Arly Iskandar menyampaikan bahwa Operasi TMMD yang dilaksanakan telah menghemat biaya pembangunan sebesar Rp 62.500.000,-.

“Kegiatan pembangunan di Desa Wonokerto ini jika diborongkan menghabiskan biaya sebesar Rp 287.500.000,-, namun setelah dikerjakan bersama dari unsur TNI, Polri, Pemda, dan masyarakat melalui operasi TMMD ini biaya yang dikeluarkan hanya Rp 225 juta  saja”, kata Arly dalam upacara penutupan TMMD di Lapangan Punthuk, Wonokerto, Turi, Kamis (4/5).

            Menurutnya, operasi TMMD dilaksanakan sejak satu bulan lalu dengan hasil sasaran proyek fisik telah diselesaikan 100% seperti pembuatan jalan dengan panjang 548 meter lebar 6 meter, talud jalan dengan panjang 100 meter tinggi 50 cm, rehab plafon masjid, pembuatan 1 buah jembatan, dan pembuatan 6 buah gorong-gorong. Selain sasaran fisik, kegiatan TMMD juga menyasar kegiatan non fisik yang seluruhnya telah dilaksanakan seperti kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaan, kamtibmas dan narkoba, KB dan kesehatan, pertanian, serta mental dan rohani.

“Dalam TMMD kali ini juga bisa membangun sarana tambahan diluar sasaran yang telah ditargetkan yaitu membuka jalan sepanjang 100 meter dan pengerasan jalan sepanjang 600 meter dengan lebar 6 meter”, tambah Arly.

            Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono selaku Penanggung Jawab Operasional  TMMD dalam sambutan penutupan TMMD yang dibacakan oleh Komandan Kodim O732/Sleman Letkol Arm Djoko Sujarwo menyampaikan apresiasinya pada seluruh lapisan baik pemerintah maupun masyarakat yang telah bahu membahu sehingga kegiatan TMMD dapat terselenggara sesuai rencana. Menurutnya  program TMMD yang semula diselenggarakan 2 kali setahun kini ditambah menjadi 3 kali. Hal tersebut dilakukan selain sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu akselerasi program pembangunan di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau.

“Selain itu kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya melestarikan budaya luhur Bangsa Indonesia yang menjadi makna inti dari Pancasila yaitu gotong royong”, kata Mulyono

            Sementara itu Bupati Sleman mendukung penuh pelaksanaan Operasi TMMD. Menurutnya melalui kegiatan tersebut dapat mempercepat proses pembangunan daerah. “Melalui kegiatan ini saya berharap dapat terus berlanjut karena sangat membantu percepatan pembangunan di daerah. Selain itu proyek yang dilakukan melalui TMMD juga mampu menghasilkan prestasi tambahan pembangunan selain dari sasaran yang ditargetkan”, jelas Sri Purnomo.

Comment here