Publikasi

KORPRI Peduli : Beri Santunan dan Asuransi Bagi Anggota yang Sakit dan Ahli Waris yang Meninggal

KORPRI Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme pegawai sebagai pelayan masyarakat dan abdi Negara. Selain itu, KORPRI juga semakin peduli terhadap kesejahteraan anggotanya.

Kepedulian KORPRI Kabupaten Sleman ini diwujudkan dengan menyalurkan bantuan pendidikan bagi anak-anak anggota KORPRI yang berprestasi serta memberikan santunan kepada ahli waris KORPRI yang sakit dan meninggal dunia.

Meningkat dari tahun ke tahun

Ketua Dewan Pengurus Daerah KORPRI Kabupaten Sleman, dr. Sunartono, M.Kes menyatakan bahwa program bantuan kepada anggota KORPRI Kabupaten Sleman yang sakit dan santunan kepada ahli waris PNS yang meninggal dunia ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2007 lalu. Besarnya bantuan dan santunan ini juga semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2007 KORPRI Kabupaten Sleman memberikan bantuan kepada 6 orang anggotanya yang sakit masing-masing sebesar Rp 500 ribu. Pada tahun 2008 juga memberikan bantuan kepada 6 orang orang PNS yang sakit masing-masing sejumlah Rp 500 ribu. Pada tahun 2009 sebanyak 6 orang PNS yang sakit mendapat bantuan masing-masing sebanyak Rp 750 ribu. Pada tahun 2010 sebanyak 13 orang dan tahun 2011 ini 20 orang anggota KORPRI Sleman yang sakit juga mendapat bantuan masing-masing sebesar Rp 750 ribu.

Demikian pula santunan kepada ahli waris PNS yang meninggal. Pada tahun 2007 diberikan santunan bagi ahli waris 22 orang PNS yang meninggal, masing-masing sebesar RP 500 ribu. Pada tahun 2008 sebanyak 43 orang ahli waris juga mendapat santunan sebesar RP 500 ribu. Kemudian pada tahun 2009 diberikan santunan kepada ahli waris 32 PNS yang meninggal, masing-masing sebesar Rp 750 ribu. PAda tahun 2010 diberikan santunan kepada 50 ahli waris, dan pada tahun 2011 kepada 52 ahli waris, masing-masing sebesar Rp 1 juta.

Sumber dana dari hibah KORPRI ini berasal dari APBD Kabupaten Sleman, kecuali pada tahun 2011 ini terdapat ahli waris dari 3 orang PNS yang meninggal mendapat santunan dari KORPRI Peduli.

Mekanisme klaim asuransi

Selain itu, KORPRI SLeman juga melaksanakan Program Asuransi Kecelakaan Diri. Premi asuransi ini sebesar Rp 30 ribu per tahun atau Rp 2.500 per bulan untuk masing-masing anggota KORPRI. Besaran pertanggungjawaban atau klain yang diberikan yaitu sebesar RP 5 juta bagi anggota yang meninggal dunia akibat kecelakaan, Rp 5 juta bagi anggota yang mengalami cacat tetap akibat kecelakaan maksimum, Rp 1 juta bagi penggantian biaya perawatan akibat kecelakaan maksimum, Rp 500 ribu bagi penggantian biaya ambulan atau rawat inap dan Rp 4 juta bagi anggota yang meninggal dunia secara alami (natural death).

Mekanisme pengajuan klaim asuransi kecelakaan diri atau rawat inap yaitu dengan mengisi formulir LK I diketahui rumah sakit atau dokter yang merawat. Formulir ini disediakan oleh Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI. Formulir juga disertai fotocopy KTP sebanyak 2 lembar, Surat Keterangan dirawat di rumah sakit, kwitansi pembayaran asli atau jika fotocopy dilegalisir. Jika korban mengalami cacat tetap, maka harus melampirkan Surat Keterangan Dokter tentang cacat tetap yang diderita atau prosentase tingkat penurunan fungsi dari anggota tubuh yang mengalami cacat tetap. Jika sakit karena kecelakaan lalu lintas atau karena mengendarai kendaraan harus disertai fotocopy SIM dan STNK sebanyak 2 lembar.

Pengajuan klaim meninggal dunia alami (natural death) yaitu dengan mengisi formulir LK I ditandatangani ahli waris. Formulir ini juga disediakan di Sekretariat DP KORPRI Kabupaten Sleman. Formulir ini dilampiri dengan surat kematian dari rumah sakit, kwitansi pembayaran dari rumah sakit, surat kematian dari desa/kelurahan, fotocopy KTP sebanyak 2 lembar, fotocopy KTP ahli waris sebanyak 2 lembar, fotocopy Kartu Keluarga sebanyak 2 lembar, dan fotocopy surat nikah sebanyak 2 lembar bagi anggota KORPRI yang sudah menikah.

Pengajuan klaim meninggal dunia karena kecelakaan yaitu dengan mengisi formulir LK I dan ditandatangani oleh ahli waris. Formulir ini telah disediakan di Sekretariat DP KORPRI Kabupaten Sleman. Formulir ini dilengkapi dengan surat kematian dari rumah sakit, kwitansi pembayaran dari rumah sakit, surat kematian dari desa/kelurahan, fotocopy KTP sebanyak 2 lembar, fotocopy KTP ahli waris sebanyak 2 lembar, fotocopy Kartu Keluarga sebanyak 2 lembar, fotocopy surat nikah sebanyak 2 lembar bagi yang sudah menikah, fotocopy SIM dan STNK sebanyak 2 lembar (jika mengendarai kendaraan) serta surat keterangan Lakalantas dari Kepolisian.

Kejadian (meninggal/sakit) harus dialporkan ke Sekretariat DP KORPRI Kabupaten Sleman dalam waktu 2 kali 24 jam. Laporan ini bisa secara langsung ataupun melalui telepon yaitu ke nomor 0274-868405 pswt 1454. Batas waktu pengajuan klain maksimal 2 (dua) bulan setelah kejadian. Sedangkan pencairan klaim maksimal 2 (dua) minggu dari permohonan pengajuan klaim.

Comment here