Berita

Idul Adha di Berbagai Lokasi di Sleman

Hari Raya Idul Adha 1435 H yang jatuh pada hari Sabtu 4 Oktober 2014/Minggu 5 Oktober 2014 dilaksanakan di berbagai tempat, hanya saja sebagian umat Islam ada yang melaksanakan Sholat Idul Adha pada hari Sabtu dan ada yang pada hari Minggu . Hingga untuk pelaksanaan Sholat Idul Adha diberbagai tempat tidak sama. Sedangkan Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo, MSI melaksanakan Sholat Idhul Adha di Lapangan Balecatur Gamping Sabtu 4 Oktober 2014 sekaligus bertindak sebagai Imam dan Khatib, Sedang wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu, SS.M.Hum melaksanakan Sholat Idul Adha di Masjid Pugeran Maguwoharjo Sleman Minggu 5 Oktober 2014. Sementara itu untuk pelaksanaan Sholat Idul Adha di Lapangan Denggung  bertindak sebagai Imam dan Khatib Prof. Dr. HM. Amin Rais, MA yang diikuti ribuan jamaah. Dalam khotbahnya Amin Rais menyampaikan bahwa sebagai pemimpin harus mempunyai aklak, iman, dan taqwa yang baik agar mampu menjadi tauladan. Lebih lanjut disampaikan perbedaan Hari Raya Idul Adha tahun 1435 H tidak perlu dipermasalahkan, masyarakat harus menghargai perbedaan dan semuanya baik, dan tidak mengklaim bahwa yang benar adalah tanggal yang 4 atau 5 Oktober 2014. Islam menghargai perbedaan, tetapi yang terpenting adalah keiklasan, tambah Amien Rais. Disampaikan pula seperti kita berkorban, yang sampai pada Allah bukan daging atau darahnya hewan kurban  tetapi iman dan taqwa.
Sementara itu Bupati Sleman selaku imam dan khatib sholat Idul Adha di Lapangan Desa Balecatur Gamping antara lain menyampaikan pada hakekatnya perintah kurban sudah ada sejak jaman Nabi Adam dimana Habil dan Qobil diperintahkan untuk berkorban. Dan perintah Kurban ini sangat tegas diperintahkan bagi yang mampu dalam Surat Al Kautsar. Dan tidak ada amal yang dicintai Alloh pada hari raya Idul Adha kecuali menyembelih kurban. Kurban juga mengandung makna untuk mendekatkan diri kepada, memupuk keiklasan dan berfungsi sosial kepada masyarakat disekitarnya yang masih belum bisa makan daging setiap harinya. Karena di Sleman masih ada sekitar 12 % warga miskin yang butuh bantuan untuk mengangkat derajat meraka dengan infak, sodakoh dan zakat, sehingga harta benda yang dimiliki akan barokah dan menyelamatkan baik di dunia maupun di akherat. Usai menjadi imam dan Khatib di Lapangan Balecatur Gamping Bupati sleman melaksanakan pemotongan hewan qurban di dusun Jaban Tridadi Sleman. Di tempat tersebut Bupati dan warga setempat melaksanakan pemotongan hewan qurban sebanyak 6 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Daging qurban tersebut sebagian didistribusikan keluar kepada masyarakat yang membutuhkan seperti ke Wonosari. Menurut ketua panitia Qurban Sudiharto, daging qurban tersebut yang dibagikan ke warga untuk 400 KK masing-masing akan menerima daging sekitar 1,8 Kg bagi muslim, sedangkan bagi masyarakat non muslim akan menerima setengahnya ( 9 ons)

 

Comment here