Berita

Desa Banyuraden Wakili DIY Lomba PKDRT Nasional

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun menerima Tim Verifikasi Lapangan Lomba Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) Tingkat Nasional, Rabu (2/8), bertempat di Balai Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Lomba tersebut bertujuan untuk mencegah tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan dalam kehidupan rumah tangga di Kabupaten Sleman.

Sri Muslimatun mengungkapkan ada beberapa hal yang menjadi kendala dalam upaya pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kabupeten Sleman. Salah satunya, lanjut Sri Muslimatun, sebagian masyarakat masih beranggapan bahwa KDRT merupakan urusan suami-istri atau urusan intern dalam rumah tangga. Hal tersebut kemudian membentuk pandangan bahwa ikut campur dari pihak lain seperti kerabat, tetangga maupun pemerintah dianggap tidak lazim.

“Maka dengan adanya kegiatan semacam ini diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk berperan serta dalam penghapusan KDRT di Kabupaten Sleman”, jelas Sri Muslimatun.

Sementara itu Ketua Umum PKK, dr. Erni Guntarti dalam sambutannya yang diamanahkan kepada Dra. H. Sri Sunari, SH. selaku Tim Penggerak PKK Pusat berharap kegiatan positif yang ada di Desa Banyuraden tersebut tidak hanya kegiatan sesaat menjelang lomba. Ia mengatakan setelah lomba tersebut harus ada pembinaan berkelanjutan yang dilakukan secara berjenjang.

“Nanti pemenang lomba akan diberi uang pembinaan. Semoga bisa menjadi penyemangat untuk terus melanjutkan kegiatannya”, lanjut Erni.

Desa Banyuraden sebelumnya telah berhasil terpilih sebagai Desa Unggulan di tingkat Provinsi DIY. Kemudian sekarang Desa Banyuraden mewakili Provinsi DIY maju dalam lomba tersebut di tingkat Nasional. Desa Banyuraden telah berhasil melaksanakan PKDRT karena alur penanganan korban KDRT sudah berjalan dengan baik dengan selalu bersinergi dengan desa terkait.

Comment here