Berita

Bupati Perintahkan Perangkat Desa Menyisir Anak Usia Sekolah Agar Tak Putus Sekolah

Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo, MSI memerintahkan kepada para perangkat desa di Kabupaten Sleman untuk menyisir  anak-anak usia sekolah di wilayah masing-masing. Penyisiran tersebut dilakukan agar di Sleman tidak ada anak usia sekolah yang putus sekolah. Hal ini disampaikan Sri Purnomo saat Safari Tarawih di Masjid Darussalam, Nganggrung Kidul, Wonokerto, Turi pada Senin malam tangga 29 Juni 2015.

Sri Purnomo memerintahkan agar para perangkat desa yang menemukan ada anak usia sekolah dari keluarga miskin yang tidak melanjutkan sekolah karena alasan biaya diharapkan segera dilaporkan ke Camat setempat. Selanjutnya camat akan melakukan koordinasi dengan UPT Pendidikan untuk menindaklanjutinya.

Sleman sudah menetapkan kebijakan wajib belajar 12 tahun. Untuk mewujudkan hal itu Pemkab. Sleman sudah menyiapkan bantuan biaya pendidikan bagi anak dari warga miskin untuk meneruskan pendidikan pada jenjang SMA dan SMK. Besarnya bantuan biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga miskin untuk jenjang SMA sebesar 2.400.000,-/siswa/tahun dan untuk SMK sebesar 3.000.000,-/siswa/tahun. Bupati berharap denganadanya bantuan biaya pendidikan ini maka tidak ada lagi alasan kesulitan biaya untuk tidak melanjutkan sekolahsampai jenjang SMA/SMK.

Sri Purnomo menjelaskan kepada masyarakat bahwa daya tampung sekolah di wilayah Sleman mencukupi untuk menampung anak-anak usia sekolah di Sleman. Bupati menghimbau masyarakat agar menyekolahkan anaknya di sekolah yang dekat dengan tempat tinggalnya. Menurut Sri Purnomo menyekolahkan anak terlalu jauh dari tempat tinggal akan membuat anak lelah di perjalanan.

Menurut Sri Purnomo Sleman merupakan pusat pendidikan. Dari tujuh universitas negeri di DIY, enam diantaranya berada di Sleman. Bupati berharap masyarakat Sleman dapat merasakan pendidikan setinggi-tingginya. Diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi penonton karena Perguruan Tinggi yang berada di Sleman juga menyediakan beasiswa bagi anak Sleman yang berprestasi.

Pada kesempatan tersebut Bupati Sleman juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat Nganggrung Kidul Wonokerto Turi. Bantuan yang diserahkan berupa uang Rp13.606.000,-, 10 mushaf Al-Quran, dan 2 Al-Quran terjemahan, buku iqro 5 buah dan 10 mukena. Bupati berharap bantuan yang disampaikan dapat digunakan untuk pembangunan fasilitas dan pengembangan kegiatan masjid Darussalam yang saat ini dalam proses pembangunan.***

Comment here